Text
Suara Pinggrian: Mendahulukan yang Terakhir (Upah dan HAM)
Buletin Suara Pinggiran: Mendahulukan yang Terakhir (Upah dan HAM) mengangkat persoalan upah dan hak asasi manusia dari perspektif kelompok masyarakat yang berada di pinggiran, khususnya pekerja dan buruh. Edisi ini menyoroti ketidakadilan sistem pengupahan, lemahnya perlindungan hak pekerja, serta relasi kuasa yang timpang dalam dunia ketenagakerjaan. Melalui analisis kritis dan suara korban, buletin ini menegaskan pentingnya mendahulukan kepentingan kelompok yang paling rentan dalam perumusan kebijakan upah dan ketenagakerjaan, dengan menempatkan prinsip keadilan sosial dan HAM sebagai landasan utama.
| KP.XXXVI 0018 | 050 SIM S | My Library (TERBITAN BERSERI 1) | Available |
No other version available