Text
Cerita perempuan pedalaman: Majemuk merayakan perbedaan menuai perdamaian benarkah iblis musuh kita? budha bar" belum berakhir?"
Cerita Perempuan Pedalaman: Majemuk Merayakan Perbedaan, Menuai Perdamaian—Benarkah Iblis Musuh Kita? Budha Bar “Belum Berakhir”? menghadirkan kisah, refleksi, dan pengalaman perempuan di wilayah pedalaman yang hidup dalam realitas kemajemukan agama, budaya, dan kepercayaan. Buku ini menyoroti bagaimana perempuan menjadi aktor penting dalam merawat toleransi, membangun dialog, dan meneguhkan perdamaian di tengah prasangka, konflik identitas, dan narasi keagamaan yang kerap memecah belah. Melalui cerita-cerita kontekstual dan reflektif, buku ini mengajak pembaca mempertanyakan stereotip tentang “musuh”, menafsir ulang perbedaan sebagai sumber kekuatan bersama, serta menegaskan peran perempuan sebagai penjaga nilai kemanusiaan dan perdamaian dalam masyarakat multikultural.
| KP.XXXVI 0002 | 050 MUL C | My Library (TERBITAN BERSERI 1) | Available |
No other version available