Text
Konflik, Manipulasi Dan Kebangkrutan Orde Baru:Manajemen Konflik Malari, Petisi 50 dan Tanjung Priok
Buku Konflik, Manipulasi, dan Kebangkrutan Orde Baru: Manajemen Konflik Malari, Petisi 50, dan Tanjung Priok mengkaji cara rezim Orde Baru mengelola konflik politik dan sosial melalui pendekatan represif, manipulatif, dan otoritarian. Dengan menelaah tiga peristiwa penting—Peristiwa Malari 1974, Petisi 50, dan Tragedi Tanjung Priok—buku ini menunjukkan bagaimana negara menggunakan instrumen kekuasaan, propaganda, dan penegakan hukum untuk meredam kritik serta mempertahankan stabilitas semu. Melalui analisis historis dan politik, buku ini menegaskan bahwa pola manajemen konflik yang menyingkirkan demokrasi, hak asasi manusia, dan akuntabilitas justru menjadi salah satu faktor utama kebangkrutan moral, politik, dan legitimasi Orde Baru.
| KP.IV 0457 | 320 FAT K | My Library (POLITIK 6) | Available |
No other version available