Perpustakaan Komnas Perempuan

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Menolak mut'ah dan siri: memberdayakan perempuan

Text

Menolak mut'ah dan siri: memberdayakan perempuan

Mukhotib - Personal Name;

Nikahsirri dalam konteks masyarakat Indonesia sering dimaksudkan dalam dua pengertian. Pertama, nikahyang dilaksanakan dengan sembunyi-sembunyi, tanpa mengundang orang luar selain dari kedua keluarga mempelai. Kemudian tidak mendaftarkan perkawinannya kepada Kantor Urusan Agama (KUA) sehingga nikahmereka tidak mempunyai legalitas formal dalam hukum positif di Indonesia sebagaimana yang diatur dalam undang-undang perkawinan. Kedua, nikahyang dilakukan sembunyi-sembunyi oleh sepasang laki-perempuan tanpa diketahui oleh kedua pihak keluarganya sekalipun. Bahkan benar-benar dirahasiakan sampai tidak diketahui siapa yang menjadi wali dan saksinya. Di kalangan ulama sendiri, nikahsirri masih diperdebatkan, sehingga susah untuk menetapkan bahwa nikahsirri itu sah atau tidak. Hal ini dikarenakan masih banyak ulama dan juga sebagaian masyarakat yang menganggap bahwa nikah sirri lebih baik dari perzinahan. Padahal kalau dilihat dari berbagai kasus yang ada, nikah sirri tampak lebih banyak menimbulkan kemudharatan daripada manfaatnya. Ulama terkemuka yang membolehkan nikah dengan cara sirri itu adalah Yusuf Qardawi salah seorang pakar muslim kontemporer terkemuka dalam Islam. Yusuf Qardawi berpendapat bahwa nikahsirri itu sah selama ada ijab kabul dan saksi.11 Nikah sirri yang dikenal oleh masyarakat Indonesia sekarang ini adalah nikah yang dilakukan oleh wali dan wakil wali dan disaksikan oleh para saksi, tetapi tidak dilakukan dihadapan petugas pencatat nikah sebagai aparat resmi pemerintah atau tidak dicatatkan di Kantor Urasan Agama bagi yang beragama Islam atau Kantor Catatan Sipil bagi yang bukan beragama Islam. Bahkan, terdapat pula nikahsirri yang juga tidak diketahui yang menjadi wali dan saksinya


Availability
KP.IV.000122KP.IV MUK mMy LibraryAvailable
Detail Information
Series Title
Seri penguatan hak reproduksi perempuan
Call Number
KP.IV MUK m
Publisher
Yogyakarta : Yayasan Kesejahteraan Fatayat Yogyakarta., 2002
Collation
xi, 34 hal.; 21 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9799685257
Classification
KP.IV
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Perempuan
Islam
Nikah sirri
Kawin kontrak
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Komnas Perempuan
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

Perpustakaan Komnas Perempuan adalah tempat berkumpulnya bahan pustaka mengenai Jender, Perempuan, Kekerasan terhadap Perempuan dan informasi lain.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2025 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search