Text
Statistik Pendidikan 2009: Survei Sosial Ekonomi Nasional
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, capaian, dan ketimpangan akses pendidikan makro di Indonesia berdasarkan publikasi resmi Statistik Pendidikan 2009 yang bersumber dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Menjelang akhir dekade 2000-an, potret pendidikan nasional menghadapi tantangan perluasan wajib belajar dan pemerataan fasilitas di berbagai daerah. Menggunakan metode deskriptif-kuantitatif, studi ini menelaah indikator-indikator krusial seperti Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM), tingkat literasi (melek huruf) masyarakat, serta rata-rata lama sekolah (mean years of schooling) yang dipilah menurut wilayah (perdesaan-perkotaan), kelompok pengeluaran, dan jenis kelamin. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan signifikan pada akses pendidikan dasar, disparitas pemenuhan fasilitas pendidikan pada jenjang menengah dan tinggi masih sangat dipengaruhi oleh faktor status sosial-ekonomi keluarga. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan data Susenas 2009 sebagai basis empiris dan historis bagi pemerintah dalam mengevaluasi efektivitas kebijakan anggaran pendidikan serta merancang program intervensi yang lebih inklusif dan tepat sasaran.
| KP.XLI 0022 | 310 IND S | My Library (STATISTIK 1) | Available |
No other version available