Text
Penanggulangan Kemiskinan: Situasi terkini, target pemerintah, dan program percepatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengalisis secara komprehensif dinamika penanggulangan kemiskinan di Indonesia melalui tiga pilar utama: evaluasi situasi terkini, pemetaan target strategis pemerintah, dan efektivitas program percepatan. Di tengah transisi ekonomi nasional, potret kemiskinan makro menunjukkan tren penurunan ke angka 7,36%, sementara sisa populasi kemiskinan ekstrem berada di angka 0,78%. Menghadapi realitas tersebut, Kementerian PPN/Bappenas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat menetapkan target progresif berupa 0% kemiskinan ekstrem pada akhir tahun 2026 serta penurunan angka kemiskinan relatif maksimal 5% pada tahun 2029. Menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis analisis kebijakan publik dan data sosio-ekonomi nasional, studi ini menelaah mekanisme pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 yang berfokus pada intervensi spasial di 88 kabupaten/kota dan 16.550 desa/kelurahan prioritas. Hasil kajian menunjukkan bahwa akselerasi pengentasan kemiskinan sangat bergantung pada akurasi integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi, pergeseran paradigma dari bantuan sosial karitatif menuju pemberdayaan ekonomi komprehensif, serta keberhasilan program pendukung seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemantapan kedaulatan pangan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan orkestrasi lintas kementerian dan lembaga guna memastikan pemerataan jaminan perlindungan sosial yang inklusif dan bermartabat bagi desil kesejahteraan terendah.
| KP.XLI 0018 | 310 IND P | My Library (STATISTIK 1) | Available |
No other version available