Text
Pembangunan Manusia Berbasis Gender
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian, ketimpangan, dan dinamika pembangunan kualitas hidup masyarakat melalui lensa indikator Pembangunan Manusia Berbasis Gender yang dirilis resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan memfokuskan kajian pada dua indikator makro utama—yaitu Indeks Pembangunan Gender (IPG) untuk mengukur kesetaraan capaian dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) untuk mengukur peran aktif perempuan dalam politik dan ekonomi—studi ini mengevaluasi gap yang masih terjadi antara laki-laki dan perempuan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan (pendidikan), serta standar hidup layak (ekonomi). Menggunakan metode analisis deskriptif-kuantitatif berbasis data sekunder dari Susenas dan Sakernas, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun IPG terus mengalami tren positif, penguatan IDG masih menghadapi tantangan besar, khususnya terkait rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen dan kesenjangan pendapatan kerja. Implikasi dari kajian ini menegaskan pentingnya integrasi data sektoral BPS sebagai rujukan utama bagi pemangku kebijakan dalam menyusun perencanaan pembangunan nasional yang responsif gender demi mewujudkan keadilan sosial yang merata.
| KP.XLI 0159 | 310 IND P | My Library (STATISTIK 3) | Available |
No other version available