Text
Indonesia Antara Kelisananan Dan Keberaksaraan
Indonesia Antara Kelisanan dan Keberaksaraan (1994) merupakan kumpulan esai kritis A. Teeuw yang ditulis antara tahun 1984 hingga 1991, yang memotret pergeseran sosiokultural masyarakat Indonesia dari tradisi tutur (lisan) menuju budaya tulisan dan cetak (aksara). Mengadaptasi teori modern mengenai keberaksaraan (literacy), Teeuw menunjukkan bahwa Indonesia menghadapi kompleksitas budaya yang unik karena harus beroperasi dalam empat lapisan sekaligus: kelisanan, tradisi naskah/manuskrip, budaya cetak, hingga tahapan pembatinan literasi kritis (interiorization of print culture). Melalui analisis teks sastra dan bahkan pidato kenegaraan, buku ini mengungkap paradoks struktural di Indonesia, di mana sistem pendidikan dan birokrasi menuntut penalaran ilmiah yang independen (karakteristik keberaksaraan), namun dalam praktiknya masyarakat—termasuk kaum akademisi—sering kali masih terjebak pada pola pikir berpola baku (formulaik) dan pengulangan nilai komunal yang merupakan watak asli tradisi lisan.
| KP.XLII 0229 | 880 TEE I | My Library (SASTRA 4) | Available |
No other version available