Text
Diatas Kaki Sendiri: Pengabaian Negara atas Suara Korban Pelanggaran Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan
Buku ini membedah realitas kelam mengenai perjuangan komunitas terdampak dalam mempertahankan hak-hak spiritual mereka di tengah minimnya perlindungan hukum melalui tema Diatas Kaki Sendiri: Pengabaian Negara atas Suara Korban Pelanggaran Kebebasan Beragama/Berkeyakinan. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode analisis studi kasus dan advokasi hak asasi manusia (HAM), karya ini menyoroti bagaimana para korban pelanggaran Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) dipaksa untuk bertahan dan mencari keadilan secara mandiri akibat adanya pembiaran (omission) serta pengabaian sistemik oleh institusi negara. Pembahasan dalam buku ini mengungkapkan dampak psikologis, sosial, dan eksistensial yang dialami kelompok minoritas ketika ruang aman mereka direnggut oleh intoleransi yang dilegitimasi oleh kelalaian kebijakan. Buku ini menyimpulkan bahwa pemulihan hak korban tidak akan tercapai tanpa adanya reformasi hukum yang progresif, komitmen politik yang tegas dari negara, serta pengakuan penuh terhadap suara para korban sebagai fondasi utama dalam menegakkan keadilan dan merawat tenun keberagaman bangsa.
| KP.XLII 0149 | 880 NOV D | My Library (SASTRA 3) | Available |
No other version available