Text
Selingkuh Dua Pemikir Raksasa: Hannah Arendt-Martin Heidegger
Kisah hubungan antara Hannah Arendt dan Martin Heidegger merupakan narasi paradoksal yang mempertemukan gairah asmara dengan tegangan ideologis terdalam pada abad ke-20. Berawal dari perselingkuhan guru-murid di Universitas Marburg, hubungan ini berkembang menjadi dialektika intelektual yang rumit saat Heidegger terjerumus ke dalam dukungan terhadap Nazisme sementara Arendt bertransformasi menjadi salah satu pemikir politik Yahudi paling berpengaruh. Melalui surat-surat korespondensi mereka, terungkap upaya Arendt untuk merekonsiliasi rasa cintanya dengan kenyataan pahit pengkhianatan politik Heidegger, sebuah proses yang sekaligus menguji batasan antara kesetiaan personal dan tanggung jawab etis. Analisis terhadap hubungan ini memberikan wawasan kritis mengenai bagaimana cinta mampu melintasi batas-batas permusuhan politik yang paling ekstrem, sekaligus mempertanyakan posisi kejeniusan filsafat di hadapan keruntuhan moral kemanusiaan.
| KP.XLII 0049 | 880 ETT S | My Library (SASTRA 1) | Available |
No other version available