Text
Nyanyian Merah: Mengenang Sobat Munir
Nyanyian Merah: Mengenang Sobat Munir merupakan sebuah karya kolektif yang berfungsi sebagai monumen tekstual bagi perjuangan dan dedikasi Munir Said Thalib dalam menegakkan hak asasi manusia di Indonesia. Melalui gabungan puisi, esai reflektif, dan memoar dari para sahabat serta kolega seperjuangan, antologi ini membedah warisan intelektual Munir serta keberaniannya dalam membela kaum marginal yang tertindas oleh kekuasaan. Fokus utama narasi ini terletak pada upaya merawat ingatan publik agar api perlawanan terhadap impunitas tetap menyala, sekaligus menuntut penuntasan kasus pembunuhannya yang hingga kini masih menyisakan teka-teki hukum. Hasil dari kumpulan tulisan ini menunjukkan bahwa sosok Munir telah bertransformasi dari seorang individu menjadi simbol universal bagi keadilan. Buku ini menyimpulkan bahwa meskipun raga sang pejuang telah tiada, gagasan dan keberaniannya tetap hidup ("menolak lupa") sebagai kompas moral bagi gerakan sipil dalam menjaga demokrasi di Indonesia.
| KP.XLII 0032 | 880 FAU N | My Library (SASTRA 1) | Available |
No other version available