Text
Jurnal Konstitusi Vol. 2 No 3, November 2005
Edisi ini membedah reposisi kekuasaan kehakiman di Indonesia melalui peran strategis Mahkamah Konstitusi dalam menjaga konsistensi norma hukum dan perlindungan hak konstitusional warga negara. Fokus utama kajian terletak pada implementasi kewenangan MK dalam melakukan pengujian undang-undang serta penyelesaian sengketa antarlembaga negara sebagai manifestasi dari prinsip checks and balances. Melalui pendekatan normatif dan teoretis, jurnal ini menyimpulkan bahwa penguatan institusi Mahkamah Konstitusi merupakan prasyarat mutlak bagi terciptanya negara hukum yang demokratis, di mana konstitusi tidak lagi sekadar dokumen politik statis, melainkan menjadi hukum tertinggi yang hidup dan mengikat seluruh penyelenggara negara.
| KP.XL 0264 | 050 JON J | My Library (JURNAL UMUM 3) | Available |
No other version available