Text
Info Gender - 2009, Edisi 21 Tahun VIII Januari-Februari 2003 (Damai di Bumi )
Edisi ini membedah urgensi pengarusutamaan perspektif gender dalam upaya mewujudkan perdamaian berkelanjutan dan harmoni sosial di Indonesia pasca-konflik. Fokus utama kajian terletak pada dekonstruksi peran tradisional perempuan dari sekadar korban menjadi aktor aktif yang mampu memfasilitasi dialog dan rekonsiliasi di tingkat akar rumput. Melalui tema "Damai di Bumi", publikasi ini menegaskan bahwa perdamaian sejati hanya dapat dicapai apabila negara mampu mengeliminasi segala bentuk diskriminasi struktural serta menjamin keamanan dan keterlibatan perempuan dalam setiap proses pengambilan kebijakan strategis nasional.
| KP.XL 0256 | 050 SUN I | My Library (JURNAL UMUM 3) | Available |
No other version available