Text
Postra Islam, Politik dan Demokrasi: Amandemen 1945: Untuk Siapa?
Buku ini mengevaluasi proses dan dampak amandemen UUD 1945 melalui kacamata politik dan demokrasi dalam bingkai diskursus Islam di Indonesia. Dengan mengajukan pertanyaan retoris "untuk siapa?", kajian ini membedah apakah perubahan konstitusional yang terjadi pada periode 1999–2002 benar-benar mencerminkan aspirasi kedaulatan rakyat atau justru menjadi instrumen penguatan oligarki dan kepentingan elite politik tertentu. Analisis difokuskan pada pergeseran sistem ketatanegaraan dari supremasi MPR menuju sistem checks and balances, serta bagaimana kelompok Islam politik merespons penguatan prinsip-prinsip demokrasi liberal di dalam konstitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun amandemen telah berhasil menciptakan ruang demokrasi yang lebih terbuka, terdapat ketimpangan dalam distribusi akses kekuasaan dan perlindungan hak-hak substansial warga negara. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengawalan terhadap hasil amandemen harus terus dilakukan agar konstitusi tetap berfungsi sebagai pelindung kepentingan publik secara inklusif, bukan sekadar kompromi pragmatis antar-aktor kekuasaan.
| KP.XL 0167 | 050 RAH P | My Library (JURNAL UMUM 2) | Available |
No other version available