Text
Hadat 1894 - Melihat Kembali 96 Pasal Hukum Adat dan Praktiknya dalam Kehidupan Masyarakat Adat Dayak
Buku ini mengulas secara mendalam eksistensi dan relevansi 96 pasal hukum adat yang dihasilkan dari kesepakatan historis Rapat Damai Tumbang Anoi tahun 1894 dalam konteks kehidupan masyarakat Dayak kontemporer. Penulis melakukan dekonstruksi dan analisis terhadap nilai-nilai filosofis, norma sosial, serta sanksi adat (adat-hadat) yang terkandung dalam kodifikasi tersebut sebagai upaya untuk merevitalisasi identitas serta memperkuat kedaulatan masyarakat adat. Melalui tinjauan praktik lapangan, karya ini menunjukkan bagaimana hukum adat 1894 bukan sekadar artefak sejarah, melainkan instrumen hukum yang hidup (living law) yang tetap berperan penting dalam penyelesaian konflik, pengelolaan sumber daya alam, dan pemeliharaan harmoni sosial di Kalimantan. Buku ini menjadi referensi krusial bagi akademisi, praktisi hukum, dan pemerhati budaya untuk memahami dinamika pluralisme hukum dan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat di tengah arus modernisasi.
| KP.XXVII 0206 | 348 IND H | My Library (REGULASI 3) | Available |
No other version available