Text
Kekerasan Terhadap Anak: Fakta Persepsi & Respon Daerah
Buku hasil monitoring dan evaluasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di 9 provinsi tahun 2012 yang diterbitkan pada 2013 ini memotret kompleksitas penanganan kekerasan terhadap anak di tingkat daerah. Dengan sampul berlatar tekstur retak dan foto hitam-putih anak yang tampak murung, publikasi ini secara visual menggambarkan luka dan kerentanan yang dialami anak korban kekerasan. Isinya menyajikan tiga dimensi kunci: fakta berupa data kasus kekerasan fisik, seksual, psikis, dan penelantaran yang dilaporkan ke KPAI dan unit layanan daerah; persepsi yang menggali pandangan aparat pemerintah, penegak hukum, pendidik, tokoh masyarakat, hingga anak sendiri tentang apa yang dianggap “wajar” atau “kekerasan”; serta respon daerah yang mengevaluasi kebijakan, kelembagaan, anggaran, dan layanan perlindungan anak di 9 provinsi sampel. Temuan menunjukkan disparitas tajam antar daerah: sebagian telah memiliki perda perlindungan anak dan UPTD PPA yang aktif, sementara sebagian lain masih lemah dalam koordinasi, rujukan kasus, dan perspektif hak anak. Buku ini juga mengungkap normalisasi kekerasan dalam pengasuhan dan disiplin, serta masih rendahnya pemahaman aparat tentang mekanisme penanganan yang berpihak pada korban. Rekomendasi KPAI mencakup penguatan sistem data terpadu, standardisasi layanan, pelatihan perspektif anak bagi aparat, dan peningkatan anggaran responsif anak. Ditujukan untuk pemerintah pusat dan daerah, DPRD, aparat penegak hukum, dinas terkait, KPAD, dan jaringan masyarakat sipil, Kekerasan Terhadap Anak: Fakta, Persepsi & Respon Daerah menjadi basis empiris untuk memperbaiki tata kelola perlindungan anak agar lebih terukur, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak.
| KP.XXIX 0182 | 362.7 CHU K | My Library (KEKERASAN TERHADAP ANAK 2) | Available |
No other version available