Text
Tragedi Perdagangan Amoi Di Singkawang
Buku karya Agus Sikwan dan Maria Rosarie Harni Triastuti dengan editor Basilica Dyah Putranti dan Dewi Casmiwati ini merupakan hasil studi yang diterbitkan PSKK UGM dengan dukungan Ford Foundation, mengangkat fenomena spesifik perdagangan perempuan Tionghoa atau “Amoi” di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Ilustrasi sampul yang menampilkan perempuan berbaju adat dalam bingkai transaksi menggambarkan modus utama kasus ini: perkawinan pesanan dengan warga negara asing, khususnya laki-laki asal Taiwan, yang dimediasi oleh calo dan jaringan makelar. Isinya mengkaji akar persoalan yang kompleks meliputi kemiskinan, konstruksi sosial tentang “amoi”, keterbatasan pilihan hidup perempuan, serta lemahnya pengawasan imigrasi dan pencatatan perkawinan yang dimanfaatkan sindikat untuk merekrut korban dengan iming-iming ekonomi. Buku ini memaparkan rantai perdagangan dari proses perekrutan di desa, pemalsuan dokumen, hingga dampak yang dialami perempuan pasca-perkawinan berupa penelantaran, kekerasan dalam rumah tangga, eksploitasi seksual, kerja paksa, dan kehilangan kewarganegaraan. Dengan pendekatan sosial-budaya dan hukum, kajian ini juga mengevaluasi respons pemerintah daerah dan aparat penegak hukum serta menawarkan rekomendasi penanggulangan yang sensitif budaya dan berpihak pada korban. Ditujukan untuk peneliti, pembuat kebijakan, dan aktivis, Tragedi Perdagangan Amoi Singkawang menjadi rujukan penting untuk memahami perdagangan orang bermodus perkawinan yang terjadi di wilayah perbatasan dengan dinamika etnis yang khas.
| KP.XVIII 0041 | 364 SIK T | My Library (TRAFFICKING 1) | Available |
No other version available