Text
Awig-Awig Melindungi Perempuan Dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga?( Seri Laporan No.159)
Buku karya Wini Tamtiari yang diterbitkan dengan dukungan PSKK UGM dan Ford Foundation ini mengkaji efektivitas awig-awig, atau peraturan adat desa, dalam melindungi perempuan dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di konteks masyarakat lokal. Berangkat dari studi kasus Peraturan Desa Suradadi, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, buku ini menelusuri bagaimana norma adat dirumuskan, diinterpretasi, dan diimplementasikan untuk merespons kasus KDRT. Analisis di dalamnya mengungkap potensi awig-awig sebagai mekanisme perlindungan yang dekat secara kultural dan cepat diakses masyarakat, sekaligus mengkritisi keterbatasannya ketika bias gender, relasi kuasa yang timpang, dan dominasi elit desa justru melemahkan keberpihakan pada korban. Dengan pendekatan sosiologis dan perspektif gender, buku ini mengajukan refleksi penting mengenai sinergi antara hukum adat, hukum negara, dan gerakan masyarakat sipil agar sistem perlindungan terhadap perempuan korban KDRT lebih komprehensif, adil, dan transformatif.
| KP.XVII 0037 | 362.829 TAM A | My Library (KDRT 1) | Available |
| KP.XVII 0036 | 362.829 TAM A | My Library (KDRT 1) | Available |
No other version available