Text
Menggagas Tempat yang Aman bagi Perempuan: Kasus di Papua
Buku ini membahas upaya menggagas ruang atau tempat yang aman bagi perempuan dengan mengambil kasus di Papua. Perempuan di wilayah ini menghadapi berbagai bentuk kerentanan, seperti kekerasan berbasis gender, keterbatasan akses terhadap layanan perlindungan, serta kondisi sosial dan geografis yang menantang. Faktor budaya, ketimpangan gender, serta minimnya infrastruktur dan dukungan kelembagaan turut memperburuk situasi. Oleh karena itu, diperlukan inisiatif untuk menciptakan ruang aman yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlindungan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan, pendampingan psikologis, dan akses terhadap keadilan. Pendekatan berbasis komunitas, keterlibatan perempuan lokal, serta dukungan pemerintah dan organisasi masyarakat sipil menjadi kunci dalam mewujudkan ruang yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan adanya ruang aman, diharapkan perempuan dapat memperoleh perlindungan, rasa aman, serta kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
| KP.XVI 0055 | 362.829 PON M | My Library (KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN 1) | Available |
No other version available