Text
Gugat!: Darah Petani Kopi Manggarai
Buku ini mengangkat perjuangan dan penderitaan petani kopi di Manggarai yang terjerat konflik agraria, kekerasan, dan ketidakadilan struktural dalam pengelolaan sumber daya alam. Melalui narasi berbasis fakta dan kesaksian, buku ini menyoroti bagaimana kebijakan pemerintah, kepentingan korporasi, serta praktik keamanan di lapangan berdampak pada perampasan lahan, kriminalisasi, dan jatuhnya korban di kalangan petani. Selain menggambarkan latar belakang sosial-ekonomi masyarakat Manggarai, buku ini juga mengulas perlawanan warga dalam menuntut hak atas tanah, penghidupan yang layak, dan pengakuan atas martabat mereka. Dengan demikian, buku ini menjadi kritik terhadap praktik pembangunan yang mengabaikan keadilan sosial sekaligus seruan untuk perlindungan hak-hak petani dan penyelesaian konflik agraria secara adil dan berkelanjutan.
| KP.XIV 0033 | 303.6 EMB G | My Library (KONFLIK 1) | Available |
No other version available