Text
Menyusun Serpihan Cermin Retak: Melihat Dari Dekat Penanganan Bencana Alam Di Aceh Dan Nias
Buku ini mengkaji secara dekat penanganan bencana alam di Aceh dan Nias pascatsunami 2004 melalui metafora “serpihan cermin retak” yang merepresentasikan kompleksitas, luka, sekaligus upaya pemulihan yang terfragmentasi. Dengan menyoroti respons pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta partisipasi masyarakat lokal, kajian ini memperlihatkan bagaimana koordinasi, distribusi bantuan, rekonstruksi infrastruktur, dan pemulihan sosial-psikologis dijalankan di tengah keterbatasan dan trauma mendalam. Selain itu, tulisan ini menelaah tantangan dalam memastikan keadilan distribusi bantuan, keberlanjutan pembangunan, serta perlindungan kelompok rentan. Melalui pendekatan reflektif dan berbasis pengalaman lapangan, artikel ini menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan martabat, identitas, dan ketahanan komunitas. Pembelajaran dari Aceh dan Nias diharapkan menjadi rujukan penting bagi pengelolaan bencana di masa depan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan.
| KP.XII 0018 | 362.87 PUT M | My Library (PENGUNGSI 1) | Available |
No other version available