Text
Buruh Dalam Reportase Media
Reportase media mengenai buruh sering kali menyoroti isu-isu krusial seperti PHK, upah rendah, dan kondisi kerja yang tidak layak, terutama saat peringatan Mayday. Namun, sering terdapat kesadaran palsu di kalangan pekerja media sendiri yang tidak menganggap diri mereka sebagai buruh, menghambat pembentukan serikat pekerj, Eksploitasi Pekerja Media: Jurnalis dan pekerja media lainnya juga merupakan buruh yang rentan terhadap upah rendah dan jam kerja panjang, ironisnya sering kali minim kesadaran untuk berserikat. Dominasi Isu Fisik: Reportase buruh didominasi oleh aksi unjuk rasa pekerja fisik, sementara isu perburuhan di sektor kreatif atau kerah putih (termasuk jurnalis) kurang mendapat perhatian yang sama. Hegemoni Perusahaan: Perusahaan media sering menekankan profesionalisme, yang kadang digunakan untuk mengaburkan status "buruh" dari pekerja media, membatasi posisi tawar mereka. Media Alternatif: Serikat buruh kini memanfaatkan media digital dan media alternatif untuk mengampanyekan hak-hak mereka, memecah bias informasi arus utama.
| KP 9.0009 | 070.01 IND b | Perpustakaan Komnas Perempuan (rak Media) | Available |
No other version available