Text
Dinamika Aceh Pasca Perjanjian Helsinki Agustus 2005–April 2006
Laporan penelitian ini mengkaji secara mendalam dinamika sosial-politik, transisi keamanan, dan adaptasi regulasi di Provinsi Aceh dalam kurun waktu krusial transisional antara Agustus 2005 hingga April 2006, tepat setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki. Melalui pendekatan historis-analitis, studi ini menyoroti fase awal implementasi perdamaian yang meliputi proses perlucutan senjata oleh Gerakan Aceh Merdeka (GAM), penarikan pasukan militer non-organik TNI/Polri, serta peran krusial Aceh Monitoring Mission (AMM) dalam mengawal stabilitas di lapangan. Selain itu, penelitian ini menganalisis pergolakan politik lokal dalam penyusunan draf awal Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) sebagai fondasi desentralisasi asimetris, penanganan reintegrasi mantan kombatan, serta tantangan pemulihan ekonomi pasca-konflik dan pasca-tsunami. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa periode delapan bulan pertama ini merupakan fase krusial yang berhasil meletakkan dasar kepercayaan (trust-building) antara Pemerintah Indonesia dan masyarakat Aceh, sekaligus menjadi modal utama bagi keberlanjutan perdamaian yang permanen.
| KP.XLIV 0056 | 050 SAT D | My Library (LAPORAN 1) | Available |
| KP.XLIV 0057 | 050 SAT D | My Library (LAPORAN 1) | Available |
No other version available