Text
Hasil Penelitian Otonomi Daerah, Kesejahteraan Masyrakat, Dan Kerjasama Pembangunan Antar Daerah
Penelitian ini mengkaji interrelasi antara pelaksanaan otonomi daerah, tingkat kesejahteraan masyarakat, dan efektivitas kerja sama pembangunan antar-daerah di Indonesia. Sejak diimplementasikannya kebijakan desentralisasi, kemandirian daerah diharapkan mampu mengakselerasi pelayanan publik dan kesejahteraan sosial secara merata. Namun, ketimpangan fiskal, keterbatasan kapasitas tata kelola lokal, dan adanya ego sektoral wilayah sering kali menjadi hambatan utama dalam mewujudkan tujuan tersebut. Penelitian hukum normatif-empiris ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana model kerja sama antar-daerah dapat dioptimalkan sebagai solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan sumber daya dan mempercepat pembangunan wilayah yang inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerja sama pembangunan yang dilembagakan secara kuat tidak hanya mampu menciptakan efisiensi anggaran dan integrasi infrastruktur regional, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan indeks pembangunan manusia dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi penunjang serta insentif dari pemerintah pusat guna mendorong pola kemitraan antar-daerah yang berkelanjutan dan sinergis.
| KP.XLIV 0035 | 050 IND H | My Library (LAPORAN 1) | Available |
No other version available