Text
Meraih Persahabatan, Melepas Kebenaran: Laporan Pemantauan Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia dan Timor-Leste
Laporan pemantauan ini menganalisis efektivitas, implikasi, dan dinamika kerja Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) antara Indonesia dan Timor-Leste. Fokus utama laporan ini menyoroti kontradiksi antara upaya membangun rekonsiliasi bilateral politik ("meraih persahabatan") dengan kebutuhan penegakan keadilan yang substansial bagi para korban pelanggaran HAM berat pasca-jajak pendapat tahun 1999 ("melepas kebenaran"). Melalui evaluasi kritis terhadap proses dengar pendapat, pengungkapan fakta, serta pemenuhan hak-hak korban, laporan ini memetakan bagaimana kompromi politik sering kali mengesampingkan pertanggungjawaban hukum (akuntabilitas). Hasil pemantauan ini diharapkan menjadi bahan refleksi mendalam dan rekomendasi strategis bagi kedua negara serta komunitas internasional dalam merumuskan model keadilan transisional yang tetap menjunjung tinggi hak atas kebenaran, keadilan, dan reparasi tanpa mengorbankan hubungan diplomatik.
| KP.XLIV 0006 | 050 HIR M | My Library (LAPORAN 1) | Available |
No other version available