Text
Pola Komunikasi Konseling Islami Perempuan Korban KDRT Studi Kasus di Lembaga Rumah Konseling
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pola komunikasi konseling Islami yang diterapkan bagi perempuan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Lembaga Rumah Konseling. Mengingat kompleksitas dampak psikologis dan spiritual yang dialami korban, pendekatan konseling berbasis nilai-nilai Islam memerlukan pola komunikasi yang spesifik untuk menumbuhkan rasa aman serta memulihkan kondisi mental korban. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama konselor Islami dan klien, observasi proses konseling, serta analisis dokumen rekam mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Rumah Konseling menerapkan pola komunikasi antarpribadi yang bersifat dialogis, empatik, dan persuasif dengan mengintegrasikan metode irsyad (bimbingan) dan taujih (pengarahan) spiritual. Tahapan komunikasi dibangun mulai dari teknik mendengarkan aktif (active listening) untuk mereduksi trauma, rekonstruksi kognitif berbasis nilai kesabaran dan keikhlasan, hingga tahap pemberdayaan diri (self-empowerment) agar korban mampu mengambil keputusan secara mandiri. Meskipun terdapat hambatan berupa ketertutupan psikologis awal dari korban akibat stigma sosial, penggunaan komunikasi yang menyentuh aspek qolbu (hati) dan spiritual terbukti efektif mempercepat proses pemulihan dan penguatan resiliensi korban KDRT.
| KP.XLIII 0071 | 370 COT P | My Library (SKRIPSI 2) | Available |
No other version available