Text
Tugas Akhir: Negara dan Kekerasan Terhadap Perempuan: Perkosaan Massal Terhadap Perempuan Etnis Tionghoa Dalam Tragedi Mei 1998 di Jakarta
Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis dan mengungkap secara kritis keterkaitan antara struktur kekuasaan negara dengan manifestasi kekerasan terhadap perempuan, melalui studi kasus perkosaan massal terhadap perempuan etnis Tionghoa dalam Tragedi Mei 1998 di Jakarta. Kekerasan seksual yang terjadi secara sistematis dalam episentrum huru-hara tersebut tidak sekadar dipandang sebagai kriminalitas biasa atau dampak anarki, melainkan sebagai sebuah kejahatan kemanusiaan yang bermuatan politis dan bias gender, di mana tubuh perempuan dijadikan sebagai medan tempur serta instrumen teror sosiopolitik. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah kritis, kajian dokumen resmi (seperti laporan Tim Gabungan Pencari Fakta/TGPF), serta perspektif teori hukum feminis, penelitian ini membedah absennya perlindungan negara (state omission) dan kelalaian berlapis dalam penegakan hukum serta pemulihan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tragedi ini mencerminkan puncak dari akumulasi sentimen rasial dan patriarki yang dipelihara oleh rezim Orde Baru, sekaligus menegaskan pentingnya reformasi hukum yang progresif dan pengakuan sejarah secara jujur demi memutus rantai impunitas atas kekerasan berbasis gender masa lalu.
| KP.XLIII 0059 | 370 HIK N | My Library (SKRIPSI 2) | Available |
No other version available