Text
Tugas Akhir: Konstruksi Perempuan Jalang Terhadap Gerwani Dalam Koran Berita yudha dan Angkatan Bersendjata Pasca G-30S Sebagai Kekerasan Berbasis Gender
Tugas akhir ini bertujuan untuk membongkar dan menganalisis narasi stigmatisasi berupa konstruksi "perempuan jalang" yang ditujukan kepada Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) dalam koran Berita Yudha dan Angkatan Bersendjata pada masa pasca-peristiwa Gerakan 30 September (G-30S). Narasi propaganda yang diproduksi secara masif oleh media cetak militer tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai alat delegitimasi politik kelompok kiri, melainkan juga merupakan bentuk kekerasan berbasis gender (KBG) siber-lokal dalam ranah diskursif-tekstual. Melalui metode analisis wacana kritis (critical discourse analysis) model Sara Mills yang berfokus pada perspektif feminis, penelitian ini membedah bagaimana posisi subjek-objek dan pembaca dikonstruksikan di dalam teks berita, editorial, maupun karikatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi narasi seksual (seperti mitos tarian telanjang dan kastrasi di Lubang Buaya) digunakan sebagai senjata sosiologis untuk menghancurkan agensi politik perempuan, menjustifikasi kekerasan fisik massal, serta menegakkan kembali tatanan patriarki Orde Baru yang menjinakkan peran perempuan ke ranah domestik.
| KP.XLIII 0058 | 370 APR K | My Library (SKRIPSI 2) | Available |
No other version available