Text
The Habibie Center: Indeks Intensitas Kekerasan 2015
Laporan riset Indeks Intensitas Kekerasan 2015 yang dirilis oleh Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (SNPK) The Habibie Center menyajikan analisis data kuantitatif berbasis pemantauan media mengenai dinamika, tipe, dan sebaran geografis konflik di berbagai wilayah Indonesia. Menggunakan metodologi indeks komposit yang menggabungkan indikator jumlah insiden, korban jiwa, luka-luka, hingga kerusakan infrastruktur, laporan edisi ini mengungkap pergeseran tren di mana wilayah non-konflik tradisional seperti Sulawesi Utara dan Sumatra Selatan justru menempati urutan tertinggi dalam indeks kekerasan nasional akibat tingginya angka kriminalitas lokal dan kekerasan komunal, melampaui wilayah konflik separatisme seperti Papua. Melalui pemetaan berkala ini, publikasi ini berfungsi sebagai instrumen mitigasi strategis serta bahan evaluasi bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan resolusi konflik berbasis wilayah demi menjaga stabilitas keamanan nasional.
| KP.XXXVI 0227 | 050 IND T | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available