Text
ACEH Kita: Tertib Sipil Dengan Bedil
Artikel bertajuk Tertib Sipil Dengan Bedil yang diterbitkan oleh Majalah Aceh Kita menyajikan laporan kritis mengenai paradoks penegakan hukum dan keamanan di Tanah Rencong menjelang momentum perdamaian. Fokus ulasan menyoroti masa peralihan status wilayah dari Darurat Sipil menjadi status Tertib Sipil, yang secara normatif menandakan pengembalian kendali keamanan kepada otoritas sipil dan kepolisian. Namun, investigasi majalah ini mengungkap bahwa dalam praktiknya, eskalasi militerisasi, represi taktis, dan penggunaan senjata api (bedil) oleh aparat keamanan dalam menghadapi gerilyawan GAM masih marak terjadi di wilayah pedalaman, sehingga istilah "tertib" dinilai ironis karena masyarakat sipil tetap hidup di bawah bayang-bayang ketakutan dan kekerasan bersenjata.
| KP.XXXVI 0226 | 050 RAH A | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available