Text
Migrant Care: Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat: Sudahkah Merdeka dari Orde Baru?
Edisi ini merefleksikan potret kedaulatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) pasca-reformasi dengan mengajukan pertanyaan gugatan kritis: "Sudahkan Merdeka dari Orde Baru?" melalui perspektif institusional Migrant Care. Melalui pendekatan ekonomi politik dan sosiologi hukum, ulasan ini membedah residu tata kelola ketenagakerjaan era Orde Baru yang dinilai masih melanggengkan birokratisasi yang koruptif, komersialisasi manusia, serta penempatan buruh migran sebagai sekadar komoditas pendulang devisa tanpa perlindungan hak asasi yang utuh. Tulisan ini menyoroti bagaimana pola-pola impunitas terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO), lemahnya posisi tawar diplomasi negara, dan marjinalisasi hak-hak sipil buruh di luar negeri menjadi bukti belum tuntasnya agenda reformasi sektor migrasi. Pada akhirnya, kajian ini menegaskan bahwa kemerdekaan sejati bagi buruh migran hanya dapat dicapai ketika negara secara radikal mengubah paradigmanya dari sekadar agen penempatan menjadi pelindung hak asasi warga negara berbasis keadilan sosial.
| KP.XXXVI 0206 | 050 SUS M | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
| KP.XXXVI 0207 | 050 SUS M | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available