Text
Suara Pinggiran: Dilematis Uji Materi Pasca Keputusan MK UU Cipta kerja
Karya ini menganalisis dilema hukum dan ketidakpastian sosial-ekonomi yang dihadapi oleh kelompok masyarakat marjinal atau "suara pinggiran"—khususnya kaum buruh, petani, dan aktivis lingkungan—pasca-keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait uji materi Undang-Undang Cipta Kerja. Melalui pendekatan hukum progresif dan sosiologi hukum, ulasan ini membedah ambiguitas putusan bersyarat (conditionally constitutional) yang di satu sisi mengakui cacat formil dalam pembentukan regulasi, namun di sisi lain tetap memberlakukan undang-undang tersebut dalam masa tenggang perbaikan. Kondisi ini dinilai menciptakan ruang abu-abu yang merugikan posisi tawar pekerja di hadapan hukum dan melanggengkan ancaman penggusuran serta degradasi hak-hak normatif. Dengan menangkap skeptisism serta perjuangan di tingkat akar rumput, kajian ini menegaskan pentingnya konsistensi yudisial, transparansi legislatif, dan pengarusutamaan partisipasi publik yang bermakna guna mengembalikan marwah keadilan konstitusional bagi seluruh rakyat.
| KP.XXXVI 0193 | 050 SIL S | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available