Text
Suara Pinggiran: Perjuangan Buruh perempuan dalam Kehidupan Politik, Sosial dan Ekonomi
Karya ini mengkaji narasi perjuangan dan resistensi buruh perempuan yang kerap termarginalisasi sebagai "suara pinggiran" dalam tiga ranah krusial: politik, sosial, dan ekonomi di Indonesia. Melalui kacamata pandang feminisme kritis, ulasan ini membedah beban ganda (double burden) yang dihadapi buruh perempuan, mulai dari eksploitasi upah dan kerentanan hak normatif di sektor ekonomi, domestikasi serta stigma budaya di ranah sosial, hingga minimnya representasi aspirasi mereka dalam panggung politik formal. Tulisan ini menyoroti bagaimana gerakan akar rumput dan solidaritas kolektif antarburuh menjadi mesin penggerak utama dalam menggugat ketimpangan struktural dan menuntut kebijakan yang responsif gender. Dengan mengangkat suara-suara dari bawah, analisis ini menegaskan bahwa emansipasi buruh perempuan bukan sekadar isu pemenuhan hak pekerja, melainkan pilar fundamental dalam mewujudkan keadilan sosial dan demokrasi yang inklusif.
| KP.XXXVI 0188 | 050 SIM S | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available