Text
Riifka Media: Perselingkuhan Ketika Rujuk Menjadi Pilihan
Terbitan ini mengupas dinamika psikologis, sosial, dan hukum yang dihadapi oleh perempuan korban perselingkuhan ketika mereka dihadapkan pada keputusan dilematis untuk mengambil jalan rujuk atau mempertahankan perkawinan. Melalui perspektif konseling gender, Rifka Annisa membedah bahwa keputusan untuk berdamai pasca-hancurnya kepercayaan bukan sekadar urusan memaafkan, melainkan proses kompleks yang sering kali dipengaruhi oleh ketimpangan relasi kuasa, ketergantungan ekonomi, stigma sosial terhadap janda, serta pemenuhan psikologis anak. Publikasi ini menekankan pentingnya posisi tawar yang adil bagi istri, komitmen dekonstruksi perilaku toksik dari pihak suami, serta ketersediaan ruang aman (safe space) dan pendampingan psikososial agar keputusan rujuk tidak menjebak perempuan dalam siklus kekerasan psikis yang berulang.
| KP.XXXVI 0145 | 050 ROM R | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available