Text
Bantuan Hukum: Diponegoro 74
Edisi khusus ini mengangkat "Diponegoro 74"—alamat legendaris yang menjadi markas besar Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan LBH Jakarta—sebagai simbol historis, episentrum perlawanan, serta rumah bagi gerakan bantuan hukum struktural di Indonesia. Artikel-artikel di edisi ini merunut kembali rekam jejak panjang gedung ini dari masa ke masa; mulai dari era Orde Baru di mana tempat ini menjadi suaka bagi para pencari keadilan, aktivis, buruh, dan mahasiswa, hingga perannya di era reformasi dalam mengawal demokrasi yang kian dinamis. Membedah nilai filosofis di balik arsitektur dan ruangnya, edisi ini merefleksikan bagaimana Diponegoro 74 bukan sekadar bangunan fisik, melainkan sebuah institusi moral dan gagasan hidup yang terus konsisten melahirkan pemikiran hukum kritis, melatih para pengacara publik berintegritas, serta mengorganisasi masyarakat marjinal demi tegaknya hak asasi manusia dan keadilan sosial di tanah air.
| KP.XXXVI 0100 | 050 ASF B | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available