Text
Majalah Parlementaria: Freeport Harus Patuhi Undang-Undang
Laporan utama dalam Majalah Parlementaria edisi Freeport Harus Patuhi Undang-Undang ini mengulas secara kritis peran pengawasan, fungsi legislasi, dan ketegasan sikap Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam mengawal kepatuhan PT Freeport Indonesia (PTFI) terhadap regulasi pertambangan nasional. Melalui pendekatan jurnalistik-analitis, edisi ini membedah dinamika negosiasi antara pemerintah dan korporasi multinasional tersebut terkait implementasi amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), khususnya mengenai kewajiban divestasi saham mayoritas sebesar 51% kepada pihak Indonesia, transisi Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), serta percepatan pembangunan fasilitas pemurnian domestik (smelter). Narasi di dalamnya menekankan urgensi penegakan kedaulatan negara atas kekayaan alam nasional demi kemakmuran rakyat sesuai Pasal 33 UUD 1945. Sebagai media komunikasi resmi institusi, majalah ini berfungsi sebagai dokumen akuntabilitas publik sekaligus rekam jejak diplomasi ekonomi dan pengawasan legislatif terhadap industri ekstraktif berskala makro.
| KP.XXXVI 0057 | 050 JUN M | My Library (TERBITAN BERSERI 2) | Available |
No other version available